2.
Di Linux Debian kita pilih Aplikasi
3.
Setelah itu ketikkan “Dmesg | grep eth” untuk mengecek apakah ethernet atau Lan
Card terdetek.
4.
nano /etc/network/interfaces (nano bisa diganti dengan vim) disini untuk
mengatur IP Ethernetnya, enter dan ketikkan di bawah “iface lo inet loopback”,
untuk IPnya terserah Anda, tetapi harus satu segment atau satu jaringan, misal:
iface lo inet loopback
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.3
netmask 255.255.255.0
lalu tekan Ctrl+X, pilih “Y” untuk
menyimpan.àgateway 192.168.1.1
5.
/etc/init.d/networking restart, disini untuk merestart network setelah di
setting agar settinngan network pada ethernet dapat tersimpan dan dikenali.
6.
Setelah itu ketikkan “apt-get install samba” (disini untuk menginstall samba
karena di Linux samba sebagai konfigurasi Sharing), pada saat menginstall samba
muncul pertanyaan dan pilih “Y”, lalu “masukkan nama user domain/workgroup:”
ketikkan “WORKGROUP” (masukkan dengan nama terserah, tetapi samakan dengan nama
komputer di OS Windows), kemudian ada pertanyaan “Modify smb.conf to use WINS
setting from DHCP?” pilih “tidak”, tunggu hingga install samba selesai.
7.
Jika selesai, lalu ketikkan “nano /etc/samba/smb.conf” dan enter. Di sini pada
“Networking” hilangkan tanda (;), di “interfaces” ganti nilainya menjadi
interfaces=192.168.1.3/24 (terserah Anda, tetapi IP Addressnya harus sama
dengan Address yang telah di atur di ”etc/network/interfaces” ), lalu di
“Authentication” pada “Security” hilangkan (;) dan ketikkan user, di bawah
“printers” ketikkan :
bisa di ganti dengan nama lain terserah Andaà[arief]
path = /home/arief
browseable = yes
public = yes
writable = yes
guest ok = yes
read only = no
setelah selesai tekan Ctrl+X dan pilih
“Y” untuk menyimpan settingannya atau konfigurasinya.à
create mask = 0777
8.
Lalu ketikkan “/etc/init.d/samba restart” di sini untuk menyimpan konfigurasi
pada samba setelah di setting.
9.
Buat file untuk di share, dengan cara “nano nama file.txt, misal nano coba.txt.
coba.txt bisa diganti dengan nama lain tetapi extentionnya harus .txt” dan
enter, lalu ketikkan terserah Anda, misal “coba – coba” kemudian simpan dengan
cara Ctrl+X dan pilih “Y”.
10.
Ketikkan “chmod 0777 coba.txt”, dsini untuk memberi hak akses pada file
coba.txt
11.
Kemudian ketikkan “smbpasswd –a arief (arief nama user di Linux Debian)” disini
untuk memunculkan password ketika Windows menghubungi atau nge-ping Linux.
12.
Klik kanan pada kotak ethernet di VM Ware (kotak ethernetnya berwarna hijau, di
bawah pojok kanan), klik “edit” di “Network adapter” pilih dan klik “Bridged:
Connected directly to the physical network” dan OK.
13. Setelah itu keluar dari Linux Debian yang ada di VMWare,
tancapkan USB Wireless nya, kemudian klik “Next – Next” sampai selesai, lalu
klik dua kali driver untuk USB Wireless pilih “Unzip”, kemudian menuju ke
“Local Disk (C):” pilih “Linksys Driver”, klik “Setup”, lalu akan muncul kotak
“LINKSYS” pilih “Click here to start” di “License Agreement” klik Next, tunggu
himgga “Installing the files on your PC” sampai selesai. Di kotak “Connecting
the Adapter” pilih Next. Setelah selesai akan muncul kotak berwarna hijau di
bawah pojok kanan, klik dua kali pada kotak tersebut. Pilih “Manual Setup”
kemudian di “ Creating a Profile” pilih “Specify network settings” dan masukkan
IP Address dan subnetmasknya, misal:
IP Address : 192.168.1.1
Next dan Save, setelah itu “Connect to
Network.”à lalu Next, setelah itu pilih “Ad-Hoc Mode” dan
masukkan nama di kotak “SSID” terserah Anda, misal “arief” lalu Next èSubnet
Mask : 255.255.255.0
Control panel.è
14.
Pada PC atau komputer satunya atur IP Address untuk ethernetnya, dengan cara
klik start .
15. Di “Control Panel” pilih “Network Connection” lalu klik
kanan pada “Local Area Network” klik “Properties”.
16.
Di “Local Area Connection Properties” pilih dan klik “Internet Protocol
(TCP/IP)”, kemudian klik “Properties”.
17.
Di “Internet Protocol (TCP/IP) Properties”, klik “Use the following IP Address
:” dan masukkan nilai subnetingnya atau alamat IPnya terserah Anda, tetapi
harus satu segment(satu jaringan), missal :
IP Address : 192.168.1.2
Subnet Mask : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.1.1
Control Panel, kemudian pilih “Network
Connections” pilih “Change Windows Firewall Settings” di “Windows Firewall”
pilih dan klik “off (not recommended)” dan OK.à18.
Jika “firewall windows” aktif, jangan aktifkan dengan cara klik Start
19.
Agar jaringan Wi-Finya pair to pair (Ad-Hoc), pilih dan klik gambar bintang dengan
tulisan “Change the order of preferred networks”, lalu muncul kotak “Wireless
Network Connection Properties” pilih “Advanced” dibawah, di bawah “Advanced”
klik “Computer to computer (ad hoc) networks only” dan hilangkan tanda centang
(√) pada tulisan “Automatically connect to non-proferred networks” dan klik
close.
klik kanan pada “My Computer” pilih
“Manage”.à
20.
Untuk memunculkan password pada saat Linux menghubungi atau nge-ping Windows,
dengan cara klik Start
21.
Di “Computer Management” pilih dan klik “Local Users and Groups”, lalu pilih
users, kemudian klik kanan pada “Guest” pilih “Set Password” setelah itu muncul
kotak “Set password for Guest” klik “Proceded” setelah itu masukkan password
yang Anda inginkan, missal “QWERTY”(besar kecilnya kata memengaruhi password)
dan OK. Jika “Guest” ada tanda silang merah, klik dua kali pada “Guest” di
“Guest Properties” hilangkan tanda centang (√) pada “Account is disabled” lalu
pilih Apply dan OK.
22. Jika selesai, connectkan Wi-Finya ke Wi-Fi yang namanya
“arief”.
23.
Kemudian masuk ke Linux Debian yang ada di VM Ware, di desktop Debian, klik dua
kali pada Rumah arief ( arief sesuai dengan nama yang pada saat menginstall
Debian atau nama user ), pilih “File” klik “Buka Lokasi”, pada “Open Location”
di kotak “Location :” ketikkan “smb://Ip address di windows atau IP address USB
Wirelessnya, misal smb://192.168.1.1” kemudian akan muncul kotak untuk
memasukkan password, masukkan password yang telah di atur di “Guest” misal
“QWERTY” lalu muncul file Windows yang telah di share.
Run, masukkan IP address Linux Debian,
misal “\\192.168.1.3”.à24. Keluar dari Linux
Debian, sekarang menghubungi atau nge-ping IP address Linux Debian, dengan cara
klik Start
25.
Sekian dari saya, apabila ada salah kata atau salah pengetikkan, saya mohan
maaf yang sebesar – besarnya dan terima kasih banyak.
SELAMAT
MENCOBA ^_^
Komentar
Posting Komentar